All for Joomla All for Webmasters

Gertak Lau Biang

SutradaraJoey Bangun
WaktuJumat, 5 Mei 2006
LokasiGedung Teater UK Maranatha Bandung

Aktor

Joey Bangun, Edhie Surbakti, Santa Sitepu, Samudra Ginting, Krista Tarigan

 

Cerita

Cerita ini diangkat berdasarkan kisah nyata dan dituangkan Joey Bangun dalam buku kumpulan cerpennya “KISAH KARO TEMPO DULU” (Dirilis di Bandung tgl 5 Mei 2006) bab 12 berjudul GERTAK LAU BIANG.

 

Berawal dari seorang pemuda dari kampung Barusjahe bernama Sampe Tuah Barus yang bekerja sebagai ‘tukang geleh’ di Lau Biang. Secara tidak sengaja pemuda ini menjadi tukang geleh di Lau Biang itu. Semuanya berawal ketika bapanya menitipkan sebuah sekin padanya sebelum bergabung dengan laskar Pa Garamata. Dia mendapat kabar bahwa bapanya telah mati dibunuh Belanda di Gertak Lau Biang. Bahkan mayat bapanya dihanyutkan di sungai angker itu.

 

Akhirnya Sampe memutuskan untuk pergi ke Gertak itu. Disana dia bertemu dengan seorang laskar Simbisa bernama Nuhit Ginting Munthe. Nuhit mengajaknya menjadi laskar dan diam di sekitar Gertak Lau Biang itu.

 

Beberapa orang Belanda menjadi korbannya. Ketika Belanda pergi dari Tanah Karo meluap kebencian pada antek-antek Belanda. Termasuk petinggi-petinggi Karo seperti Sibayak dan Raja Urung diseret ke Gertak itu untuk dibunuh.

 

Jiwanya terguncang ketika suatu kali anaknya bernama Lit Malem Barus hasil perkawinannya dengan turang Nuhit, Ngurupi beru Ginting Munthe dari kampung Munthe menangkap basah pekerjaanya bapanya di Gertak itu. Dia malu. Jiwanya terguncang. Malam itu telah menjadi malam jahanam. Ketika itu pula dia memutuskan untuk akhiri masa pesakitannya di Gertak Lau Biang itu dalam hati damai nan temaram itu.